TUJUAN PENDIDIKAN “DIVERSIVIKASI”
SIFAT-SIFAT ORANG MUKMIN
Q.S FATH AYAT 29
Disusun guna memenuhi tugas
Mata Kuliah: TafsirTarbawi
Dosen Pengampu: M Ghufron, M.si

Disusun
Oleh:
Qurrota ‘Ayuni 2117138
KELAS
D
FAKULTAS
TARBIYAH/PAI
INSTITUT
AGAMA ISLAM NEGERI
PEKALONGAN
2018
KATA
PENGANTAR
Alhamdulillahirobbil’alamiin
puji syukur kami ucapkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan karunia,
hidayah, dan juga nikmat yang tak terhingga kepada kita semua, sehingga kita
dapat menyelesaikan makalah ini tanpa suatu halangan apapun.
Sholawat serta salam semoga tetap
tercurahkan kepada junjungan nabi kita Nabi Agung Muhammad SAW dan semoga kita
termasuk umatnya yang mendapatkan syafa’atnya kelak di yaumil akhir.
Tak lupa kami ucapkan terima kasih
kepada kedua orangtua kami, dosen pengampu, serta teman-teman seperjuangan yang
telah banyak membantu dalam pembuatan makalah ini, semoga makalah ini dapat
bermanfaat untuk kita semua dan juga untuk penulis.
Makalah
ini berisi tentangSIFAT-SIFAT
ORANG MUKMIN yang dimanadidalamnyaberisitentangsiapaituorangmukmin,
dalilsifatorangmukmin, danaplikasisifatorangmukmindalamkehidupan.
Kami
selaku penulis meminta maaf yang sebesar-besarnya jika terdapat kata-kata yang
kurang berkenan bagi pembaca, karena kami sadar kami jauh dari kata sempurna.
Pekalongan,
Oktober
2018
Penyusun
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Dalam kehidupan manusia tidak akan mungkin
bisa lepas untuk mencari hakikat kebenaran. Dalam kesahariannya manusia
dihadapkan pada berbagai macam persoalan yang membutuhkan penyelesaian. Semakin
berkembangnya zaman persoalan hidup manusia menjadi lebih kompleks dan manusia
sulit mengatasi hal tersebut. Di saat manusia tidak dapat menyelesaikan
persoalan hidupnya ia akan mencari pelampiasan karena hal tersebut. Seperti
contohnya mengkonsumsi narkoba, minum-minuman kerasa, bermain judi, dan lain
sebagainya. Dan kadang mereka juga sampai menghabisi nyawa mereka sendiri
karena masalah yang tak kunjung terselesaikan.
Disinilah kita dapat mengetahui sifat-sifat
orang mukmin. Bagaimana orang mukmin mengatasi persoalan dalam hidupnya dan
menyelesaikan masalah dalam hidupnya. Ketika seseorang telah mampu memahami dan
menerapkan konsep sifat orang mukmin di dalam hidupnya maka ia akan dimudahkan
mengatasi persoalan hidupya. Jadi sifat orang mukmin itu sangat penting bagi
manusia agar manusia senantiasa selalu mendekat kepada Allah SWT dan menjadi
hamba yang beriman dan bertaqwa.
B.
Rumusan Masalah
1.
Siapaorangmukmin?
2.
Bagaimanadalilsifat-sifatorangmukmin?
3.
Bagaimanavisualisasiorangmukmindalamkehidupansehari-hari?
C.
Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut :
1.
Mengetahui siapaituorangmukmin
2.
Mengetahuidalilsifat-sifatorangmukmin
3.
Mengetahuivisualisasiorangmukmindalamkehidupansehari-hari
BAB
II
PEMBAHASAN
A. SiapaOrangMukmin
Mukmin/Mu’min (bahasa
Arab: مؤمن) adalahistilah Islam dalambahasa Arab
seringdisebutdalam Al-Qur’an yang artinya “orangberiman”.
Orangmukminadalahorang yang taatkepada Allah SWT dengansebenar-benarnya.Dalamartiansenantiasamenjalankanperintah-Nyadanmenjauhilarangan-Nya.Dan
berjihaddenganharta, jiwamerekapadajalan Allah
SWT.Adapunsifat-sifatorangmukmin, yaitu:
1.
Orangmukminakangemetarhatinyaapabilamendengarnama
Allah SWT danayat-ayat Al-Qur’an.
2.
Orangmukminselalutolong-menolongdanberamalsholeh.
3.
Orangmukminmemiliki rasa
takutdidalamhatinya.
4.
Senangmembacadanmemahamimakna Al-Qur’an.
5.
Tawakkalhanyakepada Allah.
6.
Selalumendirikansholat.
B. DalilSifat-SifatOrangMukmin
Q.S Al-Fathsurat 48 ayat 29

Terjemahan:
“ Muhammad ituadalahutusan Allah
danorang-orangbersamadengandiaadalahkerasterhadaporangkafir,
tetapiberkasihsayangsesamamereka, kamulihatmerekarukukdansujudmencarikarunia
Allah dankeridhaanNya, tanda-tandamerekatampakpadamukamerekadaribekassujud.
Demikianlahsifat-sifatmerekadalamTauratdansifat-sifatmerekadalamInjil,
yaiusepertitanaman yang mengeluarkantunasnyamaka tunas
itumenjadikantanamanitukuatlalumenjadikanbesarlahdiadantegaklurusdiataspokoknya,
tanamanitumenyenangkanhatipenanam-penanamnyakarena Allah
hendakmenjengkelkanhatiorang-orangkafirdengan (kekuatan) mereka
(orang-orangmukmin). Allah menjanjikankepadaorang-orang yang
berimandanmengerjakanamal yang shalihdiantaramerekaampunandanpahala yang
besar.” (Al-Fath: 29)
Tafsirayat:
1.
Tafsir
Al-Maraghi
Setelah Allah SWT
menyebutkanbahwaDiamengutusRasulNyadenganmembawapetunjukdan agama Islam,
supayaDiameluhurkanderajat agama tersebutatassemua agama-agama yang lain, makadilanjutkandenganmenerangkanihwalrasuldanumatyagkepadaiadiutus.
Allahmenggambarkanmerekadengansifat-sifat yang
seluruhnyaterpujidanmerupaknperingatanbagigenerasisesudahmerekadandengansifat-sifatitulahmerekadapatmenguasaibangsa-bangsa
lain danmemilikinegeri-negerimereka,
bahkanmenggenggamtampukkepemimpinanseluruhdunia, yaitu:
a.
Bahwa mereka
bersikap keras pada siapapun yang menentang agamaNya dan mengajak bermusuhan
dan bersifat belas kasihan sesama mereka.
b.
Bahwa mereka
menjadikan shalat da keikhlasan kepada Allah sebagai kebiasaan mereka pada
kebanyakan waktu.
c.
Bahwa mereka
dengan amal mereka mengharapkan pahala dari Tuhan mereka da kedekatan disisiNya
serta keridhaanNya.
d.
Bahwa mereka
mempunyai tanda yang dengan itu mereka mudah dikenal. Yakni bahwa mereka bercahaya
pada wajah mereka, khusuk dan tunduk yang bisa dikenali oleh orang yang cerdas.[2]
2.
TafsirKemenag
Ayat ini menerangkan bahwa Muhammad saw adalah rasul Allah
yang diutus kepada seluruh umat. Para sahabat dan pengikut Rasul bersikap keras
terhadap orang-orang kafir, tetapi lemah lembut terhadap sesama mereka. Firman
Allah: Wahai orang-orang yang beriman! Barang siapa di antara kamu yang murtad
(keluar) dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum, Dia
mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, dan bersikap lemah lembut
terhadap orang-orang yang beriman, tetapi bersikap keras terhadap orang-orang
kafir, yang berjihad di jalan Allah. (al-Ma'idah/5: 54) Rasulullah bersabda: Perumpamaan orang-orang mukmin dalam kasih
mengasihi dan sayang-menyayangi antara mereka seperti tubuh yang satu; bila
salah satu anggota badannya sakit demam, maka badan yang lain merasa demam dan
terganggu pula. (Riwayat Muslim dan Ahmad dari an-Nu'man bin Basyir)
Orang-orang yang beriman selalu mengerjakan salat dengan khusyuk, tunduk, dan
ikhlas, mencari pahala, karunia, dan keridaan Allah. Tampak di wajah mereka bekas
sujud. Maksudnya ialah air muka yang cemerlang, tidak ada gambaran kedengkian
dan niat buruk kepada orang lain, penuh ketundukan dan kepatuhan kepada Allah,
bersikap dan berbudi pekerti yang halus sebagai gambaran keimanan mereka.
Mengenai cahaya muka orang yang beriman, 'Utsman berkata, "Adapun rahasia yang terpendam dalam hati
seseorang; niscaya Allah menyatakannya pada raut mukanya dan lidahnya."
Sifat-sifat yang demikian itu dilukiskan dalam Taurat dan Injil. Para sahabat
dan pengikut Nabi semula sedikit dan lemah, kemudian bertambah dan berkembang
dalam waktu singkat seperti biji yang tumbuh, mengeluarkan batangnya, lalu
batang bercabang dan beranting, kemudian menjadi besar dan berbuah sehingga
menakjubkan orang yang menanamnya, karena kuat dan indahnya, sehingga menambah
panas hati orang-orang kafir. Kemudian kepada pengikut Rasulullah saw itu, baik
yang dahulu maupun yang sekarang, Allah menjanjikan pengampunan dosa-dosa
mereka, memberi mereka pahala yang banyak, dan menyediakan surga sebagai tempat
yang abadi bagi mereka. Janji Allah yang demikian pasti ditepati.[3]
3.
Tafsir Al-Lubab
Akhirnyasurahiniditutupdenganmenegaskanbahwa
“nabi Muhammad saw adalahutusan Allah swt yang
diutusmembawarahmatbagiseluruhalam”.Adapunorang-orang yang bersamadenganbeliauyakinsahabat-sahabatNabisertapengikut-pengikutsetiabeliau,
makamerekaituialahorang-orang yang bersikapkeras, yaknitegas, tidakberbasa-basi
yang
mengorbankanaqidahterhadaporang-orangkafirtanpakeluardarikoridorrahmatrisalahini.
Walau mereka bersikap tegas, namun
lanjutan ayat ini “mereka berkasih sayang antar sesama kaum beriman. Engkau,
siapapun engkau, di mana dan kapanpun, akan selalu melihat mereka rukuk dan
sujud. Itu mereka lakukan dengan tulus ikhlas, demi mencari karunia Allah swt
dan keridhaanNya yang agung. Dengan sifat-sifat itu Allah swt pada akhirnya
menjengkelkan hati orang-orang kafir yakni dengan pertumbuhan, perkembangan,
dan penambahan jumlah dan kekuatan kaum mulsim. Allah
menjanjikan untuk orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeeh
diantara mereka yang bersama Nabi Muhammad serta siapa pun yang mengikuti cara
hidup beliau akan mendapat ampunan dan pahala yang besarjumlah dan kekuatan
kaum muslim. Allah menjanjikan untuk orang-orang yang beriman dan mengerjakan
amal-amal sholeh diantara mareka yang bersama Nabi Muhammad serta siapa pun
yang mengikuti cara hidup beliau akan mendapat ampunan dan pahala yang besar.[4]
C. VisualisasiOrangMukmindalamKehidupan
Sifatmukminsangatpentingdalammenjalankankehidupan.Tanpakitamemilikisifatmukminamalibadah
yang kitakerjakanakansia-siabahkantidakakansampaikepada Allah
swt.Karenaapabilakitamenanamkansifatmukminpadadirikita,
makadalammenjalankankehdupankitaakanmerasakanketenangan. Karena yang
adadalamhatidanpikirankitahanyaselalumengingat Allah
danakanberusahauntukselalumenjalankanperintahNya.
Sehinggaapabilakitaakanmelakukanperbuatan yang tercela,
hatidanpikiranakanmengingatkankepadakitabahwa Allah tidakpernahtidurdan Allah
jugatahusegalaperbuatankita.
Beberapavisualisasiorangmukmin, yaitu:
1.
MempertebalkeyakinankepadaAllah
swtdalamhalberagamasebagaiwujudpenghambaankepada sang MahaKuasa.
2.
Mau berjuangdijalan Allah (jihad)
untukhalkebaikanapapunlewatcara yang benardansesuaidengansyariat agama
islamtidakdengancararadikal.
3.
Merasatakutdalamhidupdiduniawujud rasa takutkepada
Allah swtkarenamanusiabelumadaapa-apanyadibanding Allah SWT
sebagaipenciptaalamsemesta.
4.
Hatinyamerasabergetarketikamembaca/dibacakanayat-ayatsuci
Al-Qur’an sebagaitambahansuntikankeimanan.
5.
Tawakkalkepada Allah
dalammemlakukansuatuhalsecaramaksimalsetelahikhtiardanberdoasemaksimalmungkinnantinyahasiltetappada
Allah SWT dengantawakkal.
6.
Mendirikan sholat dengan baik dan dengan
sebenar-benarnya tepat pada waktunya.
7.
Senang berinfak sebagai wujud rasa syukur pada Allah
atas segala rezeki yang telah diberikan Allah SWT serta untuk berbagi
dengansesama manusia.[5]
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Imanmerupakankeyakinanteguhtanpadicampurikebimbangankarenadiameyakinibahwa
Allah
ituadadanmengutusrasul-Nyasertamenurunkannyakitabsuciuntukmembimbingmanusia.Orangmukminadalahorang
yang senantiasataatkepada Allah
swt.Dalamartidiasenantiasamenjalankanperintah-Nyadanmenjauhilarangan-Nya sera
berjihaddenganhartadanjiwamerekapadajalan Allah swt.
Dalam
al-qur’ansurah Al-Fathayat 29
telahdijelaskanbahwasifatorangmukminituadalahdiamenentangterhadaporang-orangkafirtetapiberkasihsayangterhadap
sesame manusia.Danmerekamencarikeridhaan Allah
dankarunia-Nyadengantanda-tandapadawajahmerekadaribekassujud.
DAFTAR PUSTAKA
Al-Maraghi, Ahmad Musthofa. 1989. Tafsir Al-Maraghi, cet 1. Semarang: CV Tohaputra Semarang.
Ikhwan, OrangMukmindanPengertianMukmin.http://ikhwan- perbaungan,blogspot.co.iddiaksespadatanggal 11 Oktober jam 19.40.
Shihab, M. Quraish. 2012. Al-LubabMaknaTujuandanPelajarandariSurah-Surah Al-Qur’an. Tanggerang: LenteraHati.
[1]Ikhwan,Orang Mukmin dan
Pengertian Mukminhttp://ikhwan-perbaungan,blogspot.co.id. Diakses pada tanggal padatanggal
11 Oktober jam 19.40
WIB.
[4]M.Quraish Shihab, AL-LUBAB
(Makna, Tujuan dan Pelajaran dari Surah-surah Al-Qur;an), (Tangerang:
Lentera Hati, 2012)Cet.I, hlm.717.
[5]Ikhwan,
OrangMukmindanPengertianMukmin.http://ikhwan-perbaungan,blogspot.co.iddiaksespadatanggal
11 Oktober jam 19.40.
